Pada suatu sekolah
belajarlah seorang siswa laki-laki yang bernama Telsa. Telsa adalah siswa yang
pandai serta memiliki rasa pensaran yang tinggi. Ia sangat sekali dengan
kegiatan praktikum.
Suatu hari ia meiliki kelas di laboratorium. Tentunya ia tak
lupa untuk memakai pakaian laboratorium. Di kelas tersebut diperlihatkan suatu
percobaan, dimana percobaan tersebut memerlihatkan sebuah enzim.
Telsa benar-benar takjub melihatnya. Berbagai pertanyaanpun
muncul dibenaknya. Seperti bagaimana suatu enzim bekerja? Apakah ada yang
mempengauhinya? Dan suatu pertanyaan yang benar-benar Telsa merasa penasaran
adalah apa yang sebenarnya terjadi di dalam enzim tersebut. Untuk memuaskan
dahaganya akan jawaban pun membuatnya bertanya kepada ibu guru.
“Izin
bertanya bu! Apa yang sedang terjadi didalam enzim tersebut saat bereaksi bu?”,
tanya Telsa.
Ibu
guru pun menjawab “Pertanyaan yang bagus, saat suate enzim bereaksi dalam
tersebut terjadi sebuah tumbukan”.
“Tumbuka
seperti apa bu?” Tanya teman Telsa yang ikut penasaran.
“Tumbukan
tersebut adalah tumbukan atau tabrakan antar partikel dari enzim tersebut. Ada
beberapa faktor yang mempengaruhi suatu ezim, contohnya adalah suhu. Ketika
suatu enzim diberikan suhu yang pas untuk bekerja secara optimal maka partikel
dari enzim tersebut akan bertumbuk secara cepat. Tumbukan yang terjadi adalah
tumbukan elastik, dimana saat tubrukan antar partikel tidan menjadi satu
melainkan sama-sama terpantul dan bertmbukan dengan partikel lainnya, begitu
seterusnya,” jelas ibu guru.
Jawaban
tersebut membuat Telsa merasa terkagum-kagum atas kuasa Tuhan yang beguitu luar
biasa. Tak terasa jam kelas tersebut telah usai. Kelas praktikum yang diadakan
saat jam terakhir terasa menyenangkan. Telsa sangat senang karena hari ini ia
mendapat ilmu yang bermanfaat. Ia juga bersyukur pada Tuhan atas kesempatan
yang ia dapat.