Tuesday, November 16, 2021

Sunat Laser


        Budi adalah seorang bocah laki-laki yang duduk di bangku sekolah dasar. Ia sudah kelas 6 namun belum sunat, sedangkan teman-teman laki-laki Budi sudah sunat semua. Budi anak yang pembernai ia juga ingin segera disunat.

        Pada jam istirahat Budi pada temannya bagaimana rasanya sunat. Teman-temannya bilang kalau sunat itu tidak sakit, mereka bilang seperti digigit semut. Salah satu teman Budi menakut-nakut i Budi kalau Budi terlalu besar dan belum sunat maka saat sunat akan lebih sakit.

        Salah satu teman budi juga bercerita tentang sunat laser. Tapi ia tidak tahu dimana itu. Ia bercerita pada teman-temannya kalau sunat laser lebih tidak sakit. Budi pun tertarik dan ingin mencobanya.

        Saat pulang kerumah Budi langsung menghampiri ibunya dan minta disunat laser. Ibu Budi pun tak tau apa itu sunat laser. Ia pun mencarinya diinternet. Ia membaca sebuah artikel yang berisikan sunat laser. Dalam artikel tersebut diterangkan bahwa metode sunat laser adalah metode sunat dengan sinar laser CO2. Metode ini memiliki hasil lebih rapi dan luka dapat sembuh lebih cepat. Akan tetapi, metode sunat laser belum banyak tersedia di fasilitas pelayanan medis Indonesia.

        Dengan pertimbangan yang matang ibu Budi memutuskan untuk sunat metode biasa saja, pertembangan ini diambil karena melihat fasilitas pelayan medis Indonesia mengenai metode ini belum banyak.

        Budi pun menerimanya saja. Yang ia pikirka adalah ia segera sunat.


*sebuah ilustrasi pendek untuk mengisi waktumu dan menambah sedikit wawasanmu :")

No comments:

Post a Comment

  MAKALAH FISIKA “PENGGUNAAN EXTRACORPOREAL SHOCK WAVE LITHOTRIPSY (ESWL) PADA BATU GINJAL” Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah FISIKA ya...